Gambar

Google search : laptop service at papua

service laptop computer printer design programmer papua biak supiori numfor napa-swandiwe serui waropen manokwari nabire sorong jayapura fak-fak kaimana wamena mamberamo yahokimo timika mimika

Iklan

Anda Punya Flash Disk ??? Yuk Kita Manfaatin untuk Penambahan Kapasitas RAM

RAM (Random Acces Memory) atau sering disebut dengan memori merupakan bagian penting dari sebuah komputer. RAM berfungsi untuk menyimpan dan mengolah data sementara atau juga bisa juga disebut dengan working storage, yaitu berfungsi sebagai tempat meloading program-program yang kita jalankan. Bersifat sementara karena ketika komputer dimatikan data tersebut akan hilang.

Ketika kita membuka suatu aplikasi/program maka hal tersebut akan menyita kapasitas RAM dan semakin banyak aplikasi yang kita buka (load) maka hal tersebut akan dapat menghabiskan kapasitas RAM yang ada. Akibatnya adalah komputer dapat menjadi crash/hang. Jika sudah demikian, kita dapat kehilangan data yang belum sempat kita simpan pada harddisk dan yang paling menjengkelkan kita harus merestart ulang komputer dan bekerja mulai dari nol lagi.

Untuk mengatasi hal tersebut biasanya kita menambah RAM dengan cara membeli RAM yang baru. Bagi yang berkantong tebal, hal tersebut bukan menjadi masalah yang berarti namun sebaliknya bagi yang berkantong tipis hal tersebut akan menjadi masalah tersendiri karena harus mengeluarkan uang untuk itu.

Ada solusi yang mungkin lebih hemat, yaitu dengan mengoptimalkan flashdisk yang kita punyai untuk dijadikan sebagai RAM. Dengan demikian, kita tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk menambah RAM. Masalah berikutnya adalah apakah hal tersebut bisa dilakukan? Bisa, yaitu dengan menggunakan software khusus yang bernama eboostr.

download,  eboostr di sini.

Setelah proses download selesai anda lakukan, teruskanlah dengan proses installasi.

Kemudian jalankan software eboostr yang telah anda install tersebut setelah komputer melakuakan proses restart. klik “tambah” pada menu yang ada di sebelah kanan hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini. Pilih atau klik flashdisk di mana akan kita jadikan sebagai RAM.

Pilih OK kemudian tunggu beberapa saat karena computer sedang mengalokasikan File Chace pada flasdisk, seperti di bawah ini.

jika berhasil maka kita akan mempunyai dua RAM, yaitu RAM flashdisk dan RAM itu sendiri, seperti kita lihat pada jendela di bawah ini.

Setelah selesai, maka anda telah melakukan proses penambahan kapasitas  RAM, sehingga kecepatan baca menjadi naik beberapa kali lipat, seperti kita lihat pada control panel di atas.

Oh, iya jika ingin menghentikan Flashdisk sebagai RAM maka pada eboostr control panel, klik pada RAM flashdisk kemudian klik menu “lepaskan”. Beres!!!

Setelah itu, kita akan melihat hanya RAM yang “asli” saja yang keliatan, seperti di bawah ini.

Bagaimana ??? Semoga bermanfaat ya…

Khayalan Itu Kelak Akan menjadi Kenyataan (Intel sedang mengembangkan Pembuatan Cyborg )

Tidak dapat kita pungkiri lagi, bahwa pesatnya perkembangan teknologi, akan membuat manusia makin mendekati dunia khayalannya. Lalu, apa yang akan terjadi pada tahun 2050. Tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi! Namun pengakuan cukup mengejutkan datang dari Chief Technology Officer (CTO) Intel, Justin Rattner, yang menjadi pembicara utama pada pertemuan Forum Developer Intel, baru-baru ini. Ia mengatakan bahwa, perusahaan pembuat microprosesor terbesar ini tengah bekerja keras mewujudkan manusia mesin (cyborg).

Menurut Rattner, laboratorium riset intel saat ini sudah mengarah ke pengembangan inteface manusia mesin (cyborg) dan menguji dampaknya dimasa depan tentang project yang datang lebih cepat dari yang diharapkan itu.

Rahmat Rijalun and Cyborg Girl

Rahmat Rijalun and Cyborg Girl

“Industri ini telah melangkah jauh diluar apa yang pernah dipikirkan orang 40 tahun silam,” ungkapnya. Rattner juga mengatakan mengenai pendekatan khusus intel merespon percepatan kemajuan teknologi yang sudah sangat luar biasa ini. “Mesin bahkan dapat mengambil alih kemampuan manusia dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi,” tandasnya.

Ini merupakan perkembangan yang luar biasa, sekaligus juga menakutkan dari kemajuan teknologi. Dari contoh formulasi matematika sederhana saja dapat menunjukkan betapa komputer menghancurkan kemampuan otak kita dalam sekejap. Jika demikian ada kemungkinan dalam setiap bagian tubuh kita nanti di masa depan bakal tertanam chip-chip pintar yang membuat kita punya status baru, yakni “cyborg”.

This My Handphone For My Internet Connection’s

Hi Bro…..!
Neh dia neh handphone Cerdas dan Dahsyat milikku yang menurut saya, benar-benar LUAR BIASA dalam memfasilitasi aku agar dapat melakukan konektivitas dengan Internet.
Sony Ericsson P990i, adalah Telepon, PDA dan mesin olah gambar yang sarat dengan media serta aplikasi untuk mendukung aktivitas bisnis dan santai. Sejak memiliki handphone ini, sebelumnya saya pernah memakai (Motorolla V3, Nokia 3250 dan Nokia N71), JUJUR handphone ini telah sangat membantu aku dalam mengurangi segala beban kerja.
Kecepatan adalah esensinya, jaringan nirkabel cepat dan layanan operator terkini – hubungkan ke WLAN untuk Internet bergerak, RSS feed dan email push kecepatan tinggi.
Handphone yang SERBA BISA, sesuai gaya ini memiliki kelebihan lain dalam proses input teks dengan tombol serta keyboard layar atau pengenalan tulisan; pakai handsfree dgn speakerphone atau headset nirkabelpun Ia jagonya.
Nah, jadi…… neh blog di WordPress.com milik saya inipun,
handphone aku itulah yang juga turut memfasilitasinya.
POKOKNYA OKE PUNYA DECH…!

Bah….! Tete, Nene, Bapa, Mama, Om, Tanta, Kaka, Ade, Famili, Saudara semuanya… PILKADA BIAK NANTI JANGAN LUPA COBLOS E…..

28 OKTOBER 2008


INGAT……

PILIHAN KITORANG

AKAN MENENTUKAN BAGAIMANA BIAK

LIMA TAHUN MENDATANG

JANGAN GOLPUT

GUNAKAN KITORANG PU HAK PILIH E…..

BETUL KA TRADA ?

Hari ini saya coba mencari bahan tulisan untuk untuk melengkapi beberapa artikel di Blog nilik saya yang baru saya buat untuk ikut membantu beberapa pihak di Kabupaten Biak Numfor Papua Tercinta dalam mengabari seluruh khalayak di Kabupaten ini serta mereka-mereka orang asli daerah ini yang mungkin saja saat ini berada di luar daerah Kabupaten Biak Numfor tentang pelaksanaan PILKADA yang mudah-mudahan bila diberkati oleh TUHAN, akan dilaksanakan tepat tanggal 29 Oktober 2008 .

Pada saat mencari-cari berita tentang itu di beberapa sumber terkait, saya kaget dengan salah satu berita dari sebuah media yang mengankat sebuah topik pembicaraan dengan judul GOLPUT ADALAH TINDAKAN MAKAR. Saya mencoba memikirkan pernyataan yang menurut saya SALAH tersebut.
Menurut saya, ini adalah SESAT PEMIKIRAN PARA POLITISI KOTOR yang dapat berpengaruh terhadap pendidikan politik di Kabupaten Biak Numfor pada khususnya dan PAPUA pada umumnya.
Mengapa dikatakan sesat pikir? Mari kita uji pernyataan itu (harusnya tiap pernyataan dapat diuji, apalagi yang seperti ini).
GOLPUT adalah singkatan dari Golongan Putih, artinya mereka yang memiliki hak pilih (Hak pilih = hak politik yang dimiliki oleh WNI, sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah untuk memilih dan/atau dipilih dalam jabatan politik) tetapi tidak menggunakan haknya itu. sedangkan MAKAR merupakan sebuah Istilah yang dulunya jarang digunakan. Pada masa Soeharto, istilah yang digunakan adalah SUBVERSIF(= tindakan-tindakan dari bawah yang bertentangan dengan kebijakan-kebijakan bahkan bertujuan meruntuhkan yang di atas). Soal makar sendiri memang diatur dalam KUHP. Sedikitnya ada delapan pasal yang berkaitan langsung maupun tidak langsung tentang itu. Pasal 107 KUHP misalnya, mengatur tentang aksi makar yang bermaksud menggulingkan pemerintahan. Ayat (2) Butir 1 pada Pasal 110 menguraikan soal permufakatan jahat. Ancaman hukuman bagi pelaku makar sendiri terbilang berat. Mulai dari sanksi penjara 15 tahun hingga pidana mati. Menurut Loebby Loqman, Guru Besar Fakultas Hukum UI, “Masalahnya adalah, semua pasal tersebut ditujukan untuk mengantisipasi pengalihan kekuasaan secara inkonstitusional”. (lihat)
Pertanyaannya adalah apakah masyarakat yang GOLPUT (tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum) itu dapat dikategorikan sebagai tindakan MAKAR?
Bila disusun skema pemikiran dari pernyataan tersebut.

Tidak Menggunakan
Hak Pilihnya
GOLPUT——————–> MAKAR

Kesimpulan yang ditarik dari GOLPUT adalah salah satu kategori MAKAR. Apakah kesimpulan itu tepat?
Penjelasan tentang makar telah disampaikan di atas. Pasal 87 KUHP menyebutkan, sebuah perbuatan dapat dikatakan sebagai makar apabila niat untuk itu telah terlihat dari adanya permulaan pelaksanaan. Bagi saya, masalahnya adalah sulit mengukur niat karena hal itu bersifat abstrak dan luas.
Apakah tidak pergi ke TPS itu merupakan permulaan pelaksanaan dari tindakan makar atau upaya pengalihan kekuasaan secara inkonstitusional tadi? Tidaklah demikian. Dulu pada masa Soeharto, di mana GOLKAR memegang peranan penting dalam perpolitikan nasional, mana ada yang berani GOLPUT. Pemerintah dapat memaksa masyarakat lewat alat-alat negara untuk menggunakan hak pilihnya. Masyarakat tidak bebas untuk menetukan pilihannya. Toh “Memilih untuk tidak memilih itu juga pilihan” (coba diuji, apakah pernyataan ini juga sesat pikir?). Alasan bahwa GOLPUT tidak menggunakan hak pilihnya sebagaimana diwajibkan oleh institusi tidak terlalu kuat untuk mengkategorikan GOLPUT sebagai MAKAR.
Jadi menurut saya, para politisi seharusnya berpikir sebelum berbicara dan menyimpulkan hal-hal tidak berdasar seperti ini.
Anehnya lagi, Megawati Soekarno Putri juga menegaskan bahwa “Golput semestinya tidak boleh menjadi warga negara indonesia”. (lihat) Terus para GOLPUT mau jadi warga negara mana bu? Identitas sebagai warga negara tidak dapat diukur dan ditentukan oleh keikutsertaan memilih salah satu calon atau salah satu partai politik.
Menurut saya, pernyataan-pernyataan ini adalah sesat pikir para politisi kita yang menghendaki suara terbanyak dan hanya suara yang dipedulikan, bukan yang lain. Bisa berbahaya para politisi yang asal menuduh seperti ini.
Nah, bila GOLPUT itu makar, gimana cara memberikan sanksi pidananya….?????

Sa jadi bingung…..!!!!!

Mengenal Sosok Kabupaten Biak Numfor – Papua Tercinta..!

Assalamu Alaikum, Wr. Wb.

Mungkin belum banyak diantara kita, baik yang saat ini berdomisili di “Kabupaten Biak Numfor – Papua” maupun bagi saudara-saudari sebangsa dan se-Tanah Air Republik Indonesia yang hingga saat ini belum mengetahui tentang :
1. Biak
2. Kota Biak
3. Kabupaten Biak Numfor
4. Kota Karang Panas
5. Dll.

Berikut, secara garis besar, akan coba saya ulas tentang tempat dimana Aku Dilahirkan, Dibesarkan, dan Kinipun disinilah aku mengais rezeki demi menapaki jalan kehidupanku.

ASAL NAMA DAN LATAR BELAKANG SEJARAH KABUPATEN BIAK NUMFOR
Pada waktu pemerintah Belanda berkuasa di daerah Papua hingga awal tahun 1960-an nama yang dipakai untuk menamakan Kepulauan Biak-Numfor adalah Schouten Eilanden, menurut nama orang Eropa pertama berkebangsaan Belanda, yang mengunjungi daerah ini pada awal abad ke 17. Nama-nama lain yang sering dijumpai dalam laporan-laporan tua untuk penduduk dan daerah kepuluan ini adalah Numfor atau Wiak. Fonem w pada kata wiak sebenarnya berasal dari fonem v yang kemudian berubah menjadi b sehingga muncullah kata biak seperti yang digunakan sekarang. Dua nama terakhir itulah kemudian digabungkan menjadi satu nama yaitu Biak-Numfor, dengan tanda garis mendatar di antara dua kata itu sebagai tanda penghubung antara dua kata tersebut, yang dipakai secara resmi untuk menamakan daerah dan penduduk yang mendiami pulau-pulau yang terletak di sebelah utara Teluk Cenderawasih itu. Dalam percakapan sehari-hari orang hanya menggunakan nama Biak saja yang mengandung pengertian yang sama juga dengan yang disebutkan di atas.

Tentang asal-usul nama serta arti kata tersebut ada beberapa pendapat. Pertama ialah bahwa nama Biak yang berasal dari kata v`iak itu yang pada mulanya merupakan suatu kata yang dipakai untuk menamakan penduduk yang bertempat tinggal di daerah pedalaman pulau-pulau tersebut. Kata tersebut mengandung pengertian orang-orang yang tinggal di dalam hutan`,`orang-orang yang tidak pandai kelautan`, seperti misalnya tidak cakap menangkap ikan di laut, tidak pandai berlayar di laut dan menyeberangi lautan yang luas dan lain-lain. Nama tersebut diberikan oleh penduduk pesisir pulau-pulau itu yang memang mempunyai kemahiran tinggi dalam hal-hal kelautan. Sungguhpun nama tersebut pada mulanya mengandung pengertian menghina golongan penduduk tertentu, nama itulah kemudian diterima dan dipakai sebagai nama resmi untuk penduduk dan daerah tersebut.

Pendapat lain, berasal dari keterangan ceritera lisan rakyat berupa mite, yang menceritakan bahwa nama itu berasal dari warga klen Burdam yang meninggalkan Pulau Biak akibat pertengkaran mereka dengan warga klen Mandowen. Menurut mite itu, warga klen Burdam memutuskan berangkat meninggalkan Pulau Warmambo (nama asli Pulau Biak) untuk menetap di suatu tempat yang letaknya jauh sehingga Pulau Warmambo hilang dari pandangan mata. Demikianlah mereka berangkat, tetapi setiap kali mereka menoleh ke belakang mereka melihat Pulau Warmambo nampak di atas permukaan laut. Keadaan ini menyebabkan mereka berkata, v`iak wer`, atau `v`iak`, artinya ia muncul lagi. Kata v`iak inilah yang kemudian dipakai oleh mereka yang pergi untuk menamakan Pulau Warmambo dan hingga sekarang nama itulah yang tetap dipakai (Kamma 1978:29-33).

Kata Biak secara resmi dipakai sebagai nama untuk menyebut daerah dan penduduknya yaitu pada saat dibentuknya lembaga Kainkain Karkara Biak pada tahun 1947 (De Bruijn 1965:87). Lembaga tersebut merupakan pengembangan dari lembaga adat kainkain karkara mnu yaitu suatu lembaga adat yang mempunyai fungsi mengatur kehidupan bersama dalam suatu komnunitas yang disebut mnu atau kampung. Penjelasan lebih luas tentang kedua lembaga itu diberikan pada pokok yang membicarakan organisasi kepemimpinan di bawah.

Nama Numfor berasal dari nama pulau dan golongan penduduk asli Pulau Numfor. Penggabungan nama Biak dan Numfor menjadi satu nama dan pemakaiannya secara resmi terjadi pada saat terbentuknya lembaga dewan daerah di Kepulauan Schouten yang diberi nama Dewan daerah Biak-Numfor pada tahun 1959.

Dalam tulisan ini saya menggunakan nama Biak-Numfor untuk menyebut daerah geografisnya dan daerah administrasi pemerintahannya. Nama Biak digunakan untuk menyebut bahasa dan orang yang memeluk kebudayaan Biak yang bertempat tinggal di daerah Kepulauan Biak-Numfor sendiri maupun yang bertempat tinggal di daerah-daerah perantauan yang terletak di luar kepulauan tersebut.

Tentang sejarah orang Biak, baik sejarah asal usul maupun sejarah kontaknya dengan dunia luar, tidak diketahui banyak karena tidak tersedia keterangan tertulis. Satu-satunya sumber lokal yang memberikan keterangan tentang asal-usul orang Biak seperti halnya juga pada suku-suku bangsa lainnya di Papua, adalah mite. Menurut mite moyang orang Biak berasal dari satu daerah yang terletak di sebelah timur, tempat matahari terbit. Moyang pertama datang ke daerah kepulauan ini dengan menggunakan perahu. Ada beberapa versi ceritera kedatangan moyang pertama itu. Salah satu versi mite itu menceriterakan bahwa moyang pertama dari orang Biak terdiri dari sepasang suami isteri yang dihanyutkan oleh air bah di atas sebuah perahu dan ketika air surut kembali terdampar di atas satu bukit yang kemudian diberi nama oleh kedua pasang suami isteri itu Sarwambo. Bukit tersebut terdapat di bagian timur laut Pulau Biak (di sebelah selatan kampung Korem sekarang). Dari bukit sarwambo, moyang pertam itu bersama anak-anaknya berpindah ke tepi Sungai Korem dan dari tempat terakhir inilah mereka berkembang biak memenuhi seluruh Kepulauan Biak-Numfor.

Selanjutnya tentang sejarah kontak orang Biak dengan dunia luar, baik menurut ceritera lisan tentang tokoh-tokoh legendaris Fakoki dan Pasrefi maupun sumber keterangan dari Tidore diketahui bahwa kontak itu telah terjadi jauh sebelum kedatangan orang Eropa pertama di daerah Papua pada awal abad ke-16 (Kamma 1953:151). Hubungan tersebut terjadi dengan penduduk di daerah pesisir utara Kepala Burung, Kepulauan Raja Ampat dan dengan penduduk di Kepulauan Maluku.

Kontak orang Biak dengan orang luar itu terjadi terutama melalui hubungan perdagangan dan ekspedisi-ekspedisi perang. Bukti terlihat pada adanya pemukiman-pemukiman orang Biak yang sampai sekarang dapat dijumpai di berbagai tempat seperti tersebut di atas. Rupanya pada masa sebelum kedatangan orang Eropa di Kepulauan Maluku dan daerah Papua awal abad ke-16, orang Biak telah menjelajah ke berbagai wilayah Indonesia lainnya baik melalui ekspedisi-ekspedisi perdagangan dan perang yang dilakukan oleh orang-orang Biak sendiri maupun bersama dengan sekutu-sekutunya, misalnya dengan Kesultanan Tidore atau dengan Kesultanan Ternate. Kejayaan orang Biak untuk melakukan berbagai ekspedisi itu menghilang pada akhir abad ke-15 (Kamma 1952:151). Tidak lama sebelum kedatangan orang Eropa pertama di kawasan Maluku dan Kepulauan Raja Ampat pada awal abad ke-16.

KABUPATEN BIAK NUMFOR

Kabupaten Biak Numfor adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Biak.

PULAU-PULAU
Kabupaten Biak Numfor terdiri dari 2 (dua) pulau kecil yaitu Pulau Biak dan Pulau Numfor, serta lebih dari 42 pulau sangat kecil, termasuk Kepulauan Padaido yang menjadi primadona pengembangan kegiatan dari berbagai pihak. Luas keseluruhan Kabupaten Biak Numfor adalah 5,11 % dari luas wilayah provinsi Papua.

LETAK GEOGRAFIS
Kabupaten Biak Numfor terletak di Teluk Cenderawasih pada titik 0°21′-1°31′ LS, 134°47′-136°48′ BT dengan ketinggian 0 – 1.000 meter di atas permukaan laut.
Kabupaten ini merupakan gugusan pulau yang berada di sebelah utara daratan Papua dan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik. Posisi ini menjadikan Kabupaten Biak Numfor sebagai salah satu tempat yang strategis dan penting untuk berhubungan dengan dunia luar terutama negara-negara di kawasan Pasifik, Australia, atau Filipina. Letak geografis ini memberikan kenyataan bahwa posisinya sangat strategis untuk membangun kawasan industri, termasuk industri pariwisata.

BATAS WILAYAH
Utara : Kabupaten Supiori dan Samudera Pasifik
Selatan : Selat Yapen
Barat : Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Supiori
Timur : Samudera Pasifik

JARAK DARI IBUKOTA KABUPATEN KE IBUKOTA KECAMATAN
Kameri : 83 km
Yemburwo : 80 km
Korido : 42 km
Sabar Miokre : 45 km
Yomdori : 54 km
Warsa : 47 km
Korem : 36 km
Bosnik : 20 km
Yendidori : 8 km
Samofa : 2 km

Demikian yang dapat saya paparkan, tentang kondisi secara garis besar dari Kabupaten Biak Numfor Tercinta.
Semoga beberapa hal tersebut diatas, dapat bermanfaat sebagai bahan referensi bagi pemenuhan kebutuhan ilmu pengetahuan dimasa yang akan datang.

Kasumasa…!
Hidup Biak Numfor…… Jaya Trus….!