Modifikasi CD Installer XP SP2-SP3

Berawal dari rasa penasaran saat menggunakan CD Installer Windows XP yang dibawa oleh adik ipar saya “Mat Gailea”, dimana CD XP Installer miliknya saat digunakan tidak perlu lagi repot menginput serial number, clik sana-sini dan beragam pengaturan yang biasanya kita temui saat menginstal ulang komputer, Alhamdulillah, setelah mencari informasi yang berkaitan dengan hal tersebut, akhirnya saya menemukannya juga… :-D . Dan pada kesempatan ini , akan saya bagikan sedikit informasinya setelah hasil uji coba mempreteli/memodifikasi CD Installer XP SP2-SP3 se-SUKA HATI saya BERHASIL dengan SANGAT MEMUASKAN. :-D

Untuk membuat CD dimaksud dibutuhkan sebuah software dalam mendukung serta memfasilitasi proses modifikasi. Software itu adalah nLite. (bila belum punya, silahkan download disini). nLite merupakan sebuah aplikasi kecil namun memiliki manfaat cukup baik dalam meracik windows sesuai keperluan kita. Dengan software tersebut, kita dapat menambahkan beberapa software atau aplikasi serta melakukan modifikasi proses installasi sehingga pada proses installasi windows berjalan, segalanya akan menjadi lebih cepat dan mudah.

Gimana ?? Udah di download nLitenya ?? Kalo udah di Install dulu, setelah itu ikuti langkah-langkah berikut : Lanjut membaca

Usia 9 tahun, Ia telah menjadi Insinyur Microsoft Termuda di Dunia

Ia adalah seorang bocah jenius dengan prestasi luar biasa yang berasal dari Macedonia. Saat usianya 9 tahun, ia telah menjadi seorang insinyur sistem Microsoft termuda di dunia. tak hanya itu, iapun memegang empat sertifikat Microsoft dan menulis buku 312 halaman tentang Microsoft’s Windows 7. Microsoft adalah perangkat lunak komputer paling terkenal di dunia.
Lanjut membaca

Windows Genuine Validation

Dengan mengaktifkan fitur auto update pada Windows XP dan mekalukan update lewat internet, Microsoft akan mengecek apakah Windows yang kita gunakan asli atau bajakan. Jika ternyata bajakan, kita diminta untuk melakukan validasi. Tentu saja validasi ini butuh uang, karena harus membeli lisensinya. Selama belum divalidasi, di system try pada komputer kita akan muncul peringatan Windows Genuine Advantage atau biasa diseut WGA Notification yang berbunyi:

You may be a victim of software counterfeiting
This copy of Windows is not genuine. Click This balloon to resolve now.

wga-notification3.jpg

Kalo diklik kanan tampilannya seperti ini:

change-notifiation.JPG

Ternyata tidak hanya sampai disini. setiap komputer kita start, akan muncul peringatan serupa.

This copy of Windows is not genuine.
You may be a victim of software counterfeiting

wga-notification2.jpg

Tak bosan-bosannya Microsoft mengingatkan kita untuk melakukan validasi. Setelah peringatan tadi kini diikuti dengan dialog pilihan apakah kita akan memvalidasi sekarang atau nanti. Pilihan apapun yang kita berikan, setelah start up komputer selesai, secara otomatis browser kita akn terbuka dan di arahkan menuju situs Microsoft.

This copy of Windows is not genuine and you have not yet resolved this issue. This computer is no longer eligible to recieve select security upgrades from Microsoft.

To protect your copy of Windows, you must click Get Genuine now

wga-notification1.jpg

Memang sampai saat ini peringatan ini hanya masih sebatas peringatan. Tapi tentunya kita tidak suka dengan hal-hal semacam ini, karena sedikit banyak berpengaruh pada performa komputer.

Nah, bagaimana cara menghilangkannya?

Ada banyak sekali trik untuk menghilangkan Notifikasi ini. Dari sekian banyak cara, ada cara yang sangat mudah, yaitu menggunakan utility Autoruns dari sysinternals.com. Autoruns ini besarnya hanya 364 KB dan dapat langsung di running tanpa perlu di install. Download software autoruns melaui official sitenya atau bisa juga http://download.sysinternals.com/Files/Autoruns.zip

Cari file dengan nama WGALogon kemudian hilangkan ceklistnya. Hanya itu. saja. ketika kita merestart komputer, peringatan itu sudah tidak ada lagi.

sysinternal.JPG

Jika kesulitan menemukan di mana letak WGALogon, cukup Klik File >> Klik Find dan ketikkan: wga. Tekan Enter. Item wga logon akan langsung tersorot.

Sebenarnya sampai disini sudah cukup. tapi jika kita benar-benar ingin ‘menghabisi’ sampai ke akar-akarnya. Hapus file-file berikut ini:

C:\WINDOWS\system32\WgaLogon.dll
C: \WINDOWS\system32\WgaTray.exe
C:\WINDOWS\system32\LegitCheckControl.dll

Untuk menghapus file tersebut, restart komputer terlebih dahulu. setelah direstart, baru dihapus.

Kemungkinan jika kita melakukan update online, kita akan diminta menginstal lagi file tersebut. Tapi pada kasus saya, ketika mengklik untuk mendownload update Microsoft, hanya menghilang begitu saja.

Bah….! Tete, Nene, Bapa, Mama, Om, Tanta, Kaka, Ade, Famili, Saudara semuanya… PILKADA BIAK NANTI JANGAN LUPA COBLOS E…..

28 OKTOBER 2008


INGAT……

PILIHAN KITORANG

AKAN MENENTUKAN BAGAIMANA BIAK

LIMA TAHUN MENDATANG

JANGAN GOLPUT

GUNAKAN KITORANG PU HAK PILIH E…..

BETUL KA TRADA ?

Hari ini saya coba mencari bahan tulisan untuk untuk melengkapi beberapa artikel di Blog nilik saya yang baru saya buat untuk ikut membantu beberapa pihak di Kabupaten Biak Numfor Papua Tercinta dalam mengabari seluruh khalayak di Kabupaten ini serta mereka-mereka orang asli daerah ini yang mungkin saja saat ini berada di luar daerah Kabupaten Biak Numfor tentang pelaksanaan PILKADA yang mudah-mudahan bila diberkati oleh TUHAN, akan dilaksanakan tepat tanggal 29 Oktober 2008 .

Pada saat mencari-cari berita tentang itu di beberapa sumber terkait, saya kaget dengan salah satu berita dari sebuah media yang mengankat sebuah topik pembicaraan dengan judul GOLPUT ADALAH TINDAKAN MAKAR. Saya mencoba memikirkan pernyataan yang menurut saya SALAH tersebut.
Menurut saya, ini adalah SESAT PEMIKIRAN PARA POLITISI KOTOR yang dapat berpengaruh terhadap pendidikan politik di Kabupaten Biak Numfor pada khususnya dan PAPUA pada umumnya.
Mengapa dikatakan sesat pikir? Mari kita uji pernyataan itu (harusnya tiap pernyataan dapat diuji, apalagi yang seperti ini).
GOLPUT adalah singkatan dari Golongan Putih, artinya mereka yang memiliki hak pilih (Hak pilih = hak politik yang dimiliki oleh WNI, sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah untuk memilih dan/atau dipilih dalam jabatan politik) tetapi tidak menggunakan haknya itu. sedangkan MAKAR merupakan sebuah Istilah yang dulunya jarang digunakan. Pada masa Soeharto, istilah yang digunakan adalah SUBVERSIF(= tindakan-tindakan dari bawah yang bertentangan dengan kebijakan-kebijakan bahkan bertujuan meruntuhkan yang di atas). Soal makar sendiri memang diatur dalam KUHP. Sedikitnya ada delapan pasal yang berkaitan langsung maupun tidak langsung tentang itu. Pasal 107 KUHP misalnya, mengatur tentang aksi makar yang bermaksud menggulingkan pemerintahan. Ayat (2) Butir 1 pada Pasal 110 menguraikan soal permufakatan jahat. Ancaman hukuman bagi pelaku makar sendiri terbilang berat. Mulai dari sanksi penjara 15 tahun hingga pidana mati. Menurut Loebby Loqman, Guru Besar Fakultas Hukum UI, “Masalahnya adalah, semua pasal tersebut ditujukan untuk mengantisipasi pengalihan kekuasaan secara inkonstitusional”. (lihat)
Pertanyaannya adalah apakah masyarakat yang GOLPUT (tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum) itu dapat dikategorikan sebagai tindakan MAKAR?
Bila disusun skema pemikiran dari pernyataan tersebut.

Tidak Menggunakan
Hak Pilihnya
GOLPUT——————–> MAKAR

Kesimpulan yang ditarik dari GOLPUT adalah salah satu kategori MAKAR. Apakah kesimpulan itu tepat?
Penjelasan tentang makar telah disampaikan di atas. Pasal 87 KUHP menyebutkan, sebuah perbuatan dapat dikatakan sebagai makar apabila niat untuk itu telah terlihat dari adanya permulaan pelaksanaan. Bagi saya, masalahnya adalah sulit mengukur niat karena hal itu bersifat abstrak dan luas.
Apakah tidak pergi ke TPS itu merupakan permulaan pelaksanaan dari tindakan makar atau upaya pengalihan kekuasaan secara inkonstitusional tadi? Tidaklah demikian. Dulu pada masa Soeharto, di mana GOLKAR memegang peranan penting dalam perpolitikan nasional, mana ada yang berani GOLPUT. Pemerintah dapat memaksa masyarakat lewat alat-alat negara untuk menggunakan hak pilihnya. Masyarakat tidak bebas untuk menetukan pilihannya. Toh “Memilih untuk tidak memilih itu juga pilihan” (coba diuji, apakah pernyataan ini juga sesat pikir?). Alasan bahwa GOLPUT tidak menggunakan hak pilihnya sebagaimana diwajibkan oleh institusi tidak terlalu kuat untuk mengkategorikan GOLPUT sebagai MAKAR.
Jadi menurut saya, para politisi seharusnya berpikir sebelum berbicara dan menyimpulkan hal-hal tidak berdasar seperti ini.
Anehnya lagi, Megawati Soekarno Putri juga menegaskan bahwa “Golput semestinya tidak boleh menjadi warga negara indonesia”. (lihat) Terus para GOLPUT mau jadi warga negara mana bu? Identitas sebagai warga negara tidak dapat diukur dan ditentukan oleh keikutsertaan memilih salah satu calon atau salah satu partai politik.
Menurut saya, pernyataan-pernyataan ini adalah sesat pikir para politisi kita yang menghendaki suara terbanyak dan hanya suara yang dipedulikan, bukan yang lain. Bisa berbahaya para politisi yang asal menuduh seperti ini.
Nah, bila GOLPUT itu makar, gimana cara memberikan sanksi pidananya….?????

Sa jadi bingung…..!!!!!